Wing Chun – Seni Bela diri China

Wing Chun (juga dikenal sebagai Wing Tsun, Ving Chun atau Ving Tsun) adalah salah satu jenis seni bela diri Cina yang paling populer. Meskipun pada dasarnya ini adalah teknik pertarungan yang tidak bersenjata, Wing Chun dapat memasukkan senjata sebagai bagian dari kursusnya. Asal usul Wing Chun dapat ditelusuri kembali ke Cina, tetapi sejarah sebenarnya dari penciptaannya telah lama menjadi topik banyak perdebatan. Saran paling kredibel mengenai asal usul Wing Chun berasal dari tahun 1700 M di Biara Henan Shaolin.

Ketika pasukan Qing menyerbu dan menghancurkan kuil Shaolin Selatan, seorang biarawati bernama Ng Mui melarikan diri ke Pegunungan Daliang yang jauh, satu-satunya yang selamat. Ng Mui sudah memiliki pengetahuan tentang Kung Fu di kuil Shaolin, yang ia asimilasi dengan bentuk baru yang telah ia pelajari sambil mengamati pertempuran antara ular dan bangau. Dia mengajarkan gaya bertarung baru ini kepada putri angkatnya yang dia beri nama Yimm Wing Chun. Sistem baru disempurnakan dan kemudian diturunkan dari generasi ke generasi, dan akhirnya dinamai Wing Chun, setelah Yimm.

Modernisasi Wing Chun dimulai di Hong Kong selama 1950-an di bawah seorang Grandmaster bernama Yip Man. Disiplin mulai mendapatkan popularitas nyata di Asia dan Barat ketika aktor Bruce Lee menjadi salah satu praktisi Wing Chun paling terkenal.

Konsep Wing Chun:

Wing Chun didasarkan pada tiga prinsip dasar – Kepraktisan, Efisiensi dan Ekonomi Gerakan.

1. Kepraktisan: Teknik seperti Palm-up Hand (tan sau), Wing Arm (bong sau), Slapping Hand (pak sau) dirancang untuk melukai bagian tubuh lawan yang paling sensitif atau rentan seperti tenggorokan, selangkangan, mata dan menurunkan batang tubuh. Banyak gerakan dan teknik di Wing Chun sering kali berakibat fatal.

2. Efisiensi: Wing Chun tidak menggunakan kekuatan melawan kekuatan, untuk mendapatkan manipulasi energi tubuh yang paling efisien. Ia percaya pada gerakan kecil yang tepat waktu dan diposisikan dengan tepat, dan serangan balik didasarkan pada kekuatan lawan sendiri. Konsep ini juga disebut Refleks Kontak.

3. Ekonomi Gerakan: Ini adalah konsep linier di mana gerakan didasarkan pada kutub imajiner yang berjalan secara vertikal melalui pusat tubuh. Garis Tengah menyebar dari Garis Ibu ini, dan karena sebagian besar titik vital tubuh terletak di agen sbobet sepanjang Garis Tengah, banyak gerakan ofensif dan pertahanan didasarkan pada garis ini. Garis Tengah, di sisi lain, adalah jalur terpendek antara para pejuang di mana sebagian besar pertempuran terjadi.

Bentuk Wing Chun:

Ada tiga bentuk dasar di Wing Chun:

1. Bentuk Tangan Kosong: Formulir ini memiliki tiga sub-bentuk lagi – Siu Nim Tao – dasar seni, Chum Kiu – fokus pada gerak maju dan teknik masuk, dan Biu Jee – teknik jarak pendek atau jarak jauh yang ekstrim, tendangan rendah dan sapuan, dan teknik darurat.

2. Bentuk Senjata: Tiang Naga dan Pedang Kupu-kupu adalah dua bentuk senjata yang tergabung dalam Wing Chun, yang dikategorikan dalam pelatihan tingkat lanjut.

3. Dummy Kayu atau Bentuk Muk Yan Jong: Dummy yang terbuat dari beberapa tiang kayu melambangkan lawan manusia. Alat ini digunakan untuk menyempurnakan sudut, posisi, dan gerak kaki.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>